Info Reggae Indonesia: Shaggydog

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Shaggydog Rekam Single Kampanye Selamatkan Orangutan

Jakarta - Shaggydog, band ska/reggae terkemuka asal Yogyakarta belakangan ini dikabarkan tengah berada di studio rekaman guna merekam single terbaru mereka yang bercerita tentang upaya penyelamatan orangutan di Indonesia (#saveorangutans).

”Ini salah satu upaya kami untuk berpartisipasi di gerakan penyelamatan orangutan di Indonesia. Sekaligus meningkatkan awareness anak-anak muda bahwa orangutan itu adalah salah satu kekayaan Indonesia yang patut dilindungi,” jelas Heru, vokalis Shaggydog ketika dihubungi Rolling Stone via BlackBerry Messenger.

Single yang sementara ini diberi judul ”Selamatkan atau Hilang” ini nanti rencananya akan disebarluaskan secara gratis (freeshare) via online.

”Musiknya ada unsur ska-nya dikit, menggunakan string section juga. Dan ada nuansa lagu anak-anak seperti Tasya gitu. Biar anak kecil juga tertarik untuk mendengarkan lagu ini,” imbuh Heru lagi tentang gaya musik single terbaru tersebut.

Shaggydog terakhir kali merilis album Bersinar pada Agustus 2009 via label Fame. Sejak tiga tahun yang lalu mereka belum merilis materi baru apapun.

Heru menambahkan album terbaru Shaggydog secara tentatif dijadwalkan bulan April 2012 telah beredar di pasaran, hingga kini mereka telah memiliki stok sebanyak 30 lagu baru yang siap direkam dalam waktu dekat.

Namun ia sendiri mengaku masih belum tahu siapa yang akan merilis album baru ini nantinya mengingat band ini sekarang berstatus tanpa label rekaman dan tanpa manajer.

”Sekarang Shaggydog dipegang bareng-bareng (personel), dengan divisi masing-masing. Aku pegang studio dan produksi musik sementara teman-teman yang lain memegang merchandise dan sebagainya,” jelas Heru yang juga memiliki proyek bernama Dub Youth dan tahun lalu sempat menggelar tur di Prancis.

Formasi band yang telah terbentuk sejak 1 Juni 1997 ini adalah Heru (vokalis), Richard (gitar), Raymond (gitar), Bandizt (bass), Lilik (keyboards) dan Yoyo (drums). Hingga sekarang mereka telah merilis lima album studio Shaggydog (1999), Bersama (2001), Hot Dogz (2003), Kembali Berdansa (2006) dan Bersinar (2009).

Album keempat mereka Kembali Berdansa (Pops) pada Desember 2007 berhasil menduduki posisi nomor 137 dalam daftar 150 Album Indonesia Terbaik Sepanjang Masa versi majalah Rolling Stone.

Source : Rollingstone

Shaggydog Gencar Kampanyekan Pelestarian Orangutan

Semarang -Grup musik asal Yogyakarta, ShaggyDog, Minggu (23/05/2010) siang melakukan kampanye pelestarian orangutan di SMAN 1 Demak (Jateng). Grup reggae ini telah ditunjuk oleh Centre for Orangutan Protection (COP) sebagai duta perlindungan dan pelestarian satwa langka asli Kalimantan dan pedalaman hutan Sumatera itu. Kampanye di sekolah tersebut dikemas oleh OSIS SMAN 1 Demak dengan tema 'Graduation Ceremony & Farewell Celebration 2009/2010'.Pemegang bass ShaggyDog, Bandizt mengungkapkan, menciutnya habitat orangutan oleh tangan-tangan serakah adalah penyebab utama kepunahan orangutan (Pongo pygmaeus). "Banyaknya hutan yang dibabat menjadi awal kehancuran komunitas orangutan. Sehingga saat ini tersisa hanya 1.200 ekor saja, itu pun sebagian besar masih di bawah pengawasan COP agar mereka dapat tetap bertahan, "ujarnya.
Sementara sang gitaris ShaggyDog, Raymond menyatakan, ulah oknum-oknum tak bertanggungjawab yang menculik bayi orangutan untuk koleksi pribadi, semakin menambah deret panjang penyebab kepunahan binatang yang masuk daftar 10 binatang paling dilindungi di dunia.
''Penyelamatan orangutan tak bisa ditunda lagi. Minimal dengan bergabung pada orangufriends, yakni komunitas pendukung relawan COP, kita sudah turut andil melestarikannya. Sedangkan bagi para perusak lingkungan hutan yang mengatasnamakan perluasan usaha atau juga kolektor binatang langka, kami prihatin dengan keberadaan kalian, "ungkapnya.
Personil ShaggyDog lainnya, Budi Wahyono (vocal), Liliek (keyboard), Yoyok (drum) dan Richard (gitar) pun ikut berkampanye mengajak semua insan di dunia ini untuk peduli pada orangutan.[Py]
Source


Dicap Dangdut, Shaggydog Cuek Goyang Terus


Shaggydog kembali lewat album keempat. Single terbarunya 'Honey' pun dicap sedikit dangdut. Tak mau ambil pusing, Shaggydog cuek goyang terus.

"Kita pengen musik kita tuh enak buat dance, mau disebut apapun yang penting goyang. Kalau mau dikatakan dangdut ya monggo (silahkan .red)," ujar Heru sang vokalis ditemui di MU Cafe, Sarinah, Jakarta Pusat, Selasa (15/12/2009).

Lewat album 'Bersinar', band asal Yogyakarta itu ingin menyuarakan karya mereka yang terbaru. Selama 12 tahun bermusik mereka pun konsisten di jalur reggae.

Band yang melejit lewat lagu 'Anjing Kintamani' itu mengaku nggak iri dengan tumbuhnya puluhan musik pop baru. Mereka akan tetap konsisten dengan pilihannya sejak awal.

"Warna musik kita lain jadi nggak banyak saingan. Sekarang kan band pop banyak banget. Kita seperti dikemacetan terus ada busway," jelas Heru.

Top