Info Reggae Indonesia: Album

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Maroon 5 Merilis Album Baru Bergaya Disko, 'Overexposed and Reggae

Maroon 5 akan segera merilis album baru bertitel Overexposed. Album yang akan keluar pada 26 Juni ini direkam di Studio Conway, Los Angeles, AS.

Hasil rekaman tersebut akhirnya menghasilkan gaya musik yang bernuansa disko berbeda jika dibanding aliran pop rock yang belakangan sudah menjadi ciri khas Maroon 5.

Saat merekam lagu baru “Doin’ Dirt,” vokalis Adam Levine mengatakan, “Lagu ini lebih terdengar seperti lagu disko jaman dulu. Walaupun saya masih ragu dengan lagu ini, tapi saya bisa menyukainya,” ujarnya kepada Rolling Stone.

Band yang sebelumnya terkenal dengan hit “Moves Like Jagger” ini ternyata sempat nyaris tidak merilis single yang juga menampilkan Christina Aguilera tersebut.

Saat ditanya mengenai hal tersebut Levine mengatakan, “Lagu 'Jagger' hampir batal di rilis karena saya terlalu takut merilis lagu yang berbeda dari gaya musik band kami sebelumnya. Tetapi, ketakutan itu juga telah mendorong saya untuk mencoba hal yang berbeda. Kami membutuhkan penyegaran dalam musik kami, selayaknya suami istri yang perlu mencoba hal baru.”

“Hal inilah yang menjadi kunci kesuksesan grup band kami dan sekarang saya semakin mencintai semua personel band ini,” ucap gitaris James Valentine.

Saat bergabung untuk album keempat, Maroon 5 melibatkan kembali Benny Blanco dan Shellback, yang sebelumnya membantu menggarap lagu “Move Like Jagger.”

Mereka juga berkolaborasi dengan Max Martin yang pernah mengarap lagu-lagu populer bagi Britney Spears, Katy Perry dan Kelly Clarkson. Dengan posisi Martin sebagai produser eksekutif Overexposed, Levine dengan rendah hati menjelaskan bahwa mereka membutuhkan ide orang lain.

“Terkadang, karya orang lain akan lebih baik dari karya diri sendiri,” ujarnya.

Valentine pun ikut menegaskan, “Sebelum album ini, kami mengisolasi diri dari kerumitan industri musik pop. Tetapi sekarang, berkerja sama dengan para penulis dan produser lain, proses pembuatan musik terasa lebih menyenangkan.”

Hasil kerja sama dengan para penulis dan produser lain membuat album Maroon 5 terdengar lebih dance-driven dibanding album mereka sebelumnya. Dengan lagu-lagu seperti “Payphone” yang menampilkan Wiz Khalifa dan lagu bernuansa reggae “One More Night”, Levine merasa puas dengan hasil karya terbaru Maroon 5 ini.

“Kami serasa dilahirkan kembali setelah sepuluh tahun eksis sebagai band. Sekarang kami melihat ke masa depan - kenapa tidak? Kami tidak mungkin melakukan hal yang sama selamanya,” jelasnya lagi.

Selain bermain di Maroon 5, Levine juga berperan sebagai juri di acara realita televisi The Voice. Kehadirannya sebagai juri telah ikut menaikkan pamor Maroon 5, namun walaupun begitu, ternyata anggota Maroon 5 lainnya membututuhkan waktu untuk terbiasa dengan karir Levine di televisi.

“Pada awalnya, saya ragu menonton The Voice,” jelas Valentine.

“Saya sama sekali tidak menonton seri pertama, dan saya tidak perlu menyalakan televisi untuk mendengar opini Adam (Levine). Itu bukan hiburan buat saya. Tetapi setelah saya mulai menonton The Voice, saya langsung tertarik. Sekarang, saya sering menonton acara tersebut sambil berteriak dan ikut berkomentar, ” imbuhnya.
Source : rollingstone


Second Album of Masanies "Gombale Bolong"


Sudah beredar Album ke 2 Masanies,,,
bertajuk "Gombale Bolong"
Please check di outlet2 Disctara setempat,dikotamu..
Respect terus musik Reggae Indonesia dengan membeli album original :)
karena dengan itu kita telah menunjukan Respect akan musik yang kita cintai,
No Music No Life,
 Source : radiobnr.net
 

Album Debut Monkey Boots Rencananya Dirilis Bulan Ini

Grup musik ska asal kota Jakarta, Monkey Boots, masuk ke dalam 20 finalis The London Intl Ska Festival 2012 Band Competition dan berpeluang tampil sebagai band pembuka The London Intl Ska Festival 2012 di London, Inggris, tanggal 3 sampai 6 Mei 2012. Namun, untuk bisa berangkat ke sana, Monkey Boots harus mengungguli 19 finalis dari negara-negara lain dalam tahap voting yang dilakukan via internet.

“Minta dukungannya untuk kemajuan musik ska Indonesia dengan cara kirim email ke: enquiries@rockersrevolt.com dengan subject: Vote. Isi email: MONKEY BOOTS,” demikian pesan yang dikirimkan oleh pemain bass Monkey Boots, Indra Paramanandana, melalui broadcast message BlackBerry Messenger baru-baru ini.

Jika berhasil lolos nantinya, Monkey Boots akan tampil dengan beberapa penampil utama yang sejauh ini telah diumumkan, seperti The Dualers, Neol Davies aka The Selecter, Hotknives, The Moon Invaders (Belgia), Los Granadians (Spanyol) dan Capone & The Bullets.

Monkey Boots terbentuk pada akhir tahun 2004 dengan line-up terakhir Denny (vokal), Adam (gitar), Ewok (drum), Indra (bass), Akbar (gitar), Aldo (saxophone), Edwin (trumpet), dan Acho (trombone). Band yang terbilang rajin tampil di kancah musik lokal itu kini tengah menunggu album studio debut mereka yang rencananya berjudul Big Monkey dirilis.

Indra mengungkapkan, album tersebut kemungkinan akan dirilis oleh label rekaman yang menaungi Steven Jam, 267 Records, pada bulan September ini juga. Dan rencananya, akan terdapat 10 buah lagu di dalam album yang mulai digarap sejak sekitar setahun lalu itu.

Namun, salah satu lagu yang membuat Monkey Boots lolos sebagai salah satu 20 finalis The London Intl Ska Festival 2012 Band Competition, “Djakarta,” malah justru tidak dimasukkan ke dalam album tersebut nantinya. “’Djakarta’ nggak masuk album. Kata mereka terlalu segmented. Terlalu sempit dan khusus aja liriknya,” jelas Indra.

Steven Nugraha Kaligis atau akrab disapa Tepeng, vokalis Steven Jam yang mengambil peran sebagai project officer Monkey Boots, membenarkan bahwa album perdana mereka kemungkinan akan dirilis pada bulan ini. “Insya Allah rencananya bulan ini,” katanya singkat saat kami hubungi Jumat (16/9/2011) siang.

Tepeng melihat Monkey Boots sebagai sebuah band yang solid, karena itu ia mendukung baik secara profesional maupun pertemanan untuk mengorbitkan mereka. “Asik, itu yang pertama-tama. Selebihnya baru gue lihat di kekuatan musik dan materi lagu yang menurut gue asoy geboy,” imbuhnya.

Monkey Boots telah mengalahkan 153 band dari seluruh dunia di dalam tahap seleksi awal The London Intl Ska Festival 2012 Band Competition. Saat itu Monkey Boots ikut serta dengan cara mengirimkan email dan menyertakan tautan ke Facebook, YouTube, MySpace band dan lain-lain untuk menunjukkan lagu-lagu yang telah mereka rekam seperti “Djakarta,” “Rough Gangster” dan “Tundukkan Hatimu.” Lagu yang terakhir disebut telah diputar di radio-radio.
 Source




Top